Fajarasia.id – Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan 103 sekolah swasta gratis dinilai mampu menjadi solusi atas persoalan ijazah tertahan dan anak putus sekolah akibat biaya pendidikan.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi siswa yang kehilangan hak belajar atau ijazah hanya karena orang tua tidak mampu membayar. “Solusinya cuma satu: sekolah swasta gratis. Tidak ada jalan lain,” ujarnya dalam diskusi publik di Cikini.
Program ini dijalankan dengan dukungan anggaran Rp 253,6 miliar dan diprioritaskan bagi wilayah yang belum memiliki sekolah negeri. Hingga Juni 2026, sebanyak 40 sekolah telah beroperasi, dan akan bertambah 63 sekolah sehingga total mencapai 103 sekolah gratis.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyebut langkah ini sebagai upaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan hadirnya sekolah gratis, diharapkan Jakarta semakin siap menjadi kota global dengan kualitas pendidikan yang lebih tinggi.***





