Realitarakyatdom – Ketua Fraksi Golkar DPR RI Sarmuji menyoroti kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Ia mendesak jajaran pimpinan baru melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Program MBG adalah program yang baik dan mulia. Justru karena itu, kita tidak boleh membiarkan pelaksanaannya berjalan asal-asalan,” ujar Sarmuji, Jumat (5/6/2026).
Sekjen Golkar itu menekankan perlunya transparansi dalam penunjukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia mengingatkan praktik jual beli titik SPPG mencederai semangat program dan merugikan anak-anak penerima manfaat.
Sarmuji juga menyoroti laporan makanan MBG yang tidak layak, mulai dari porsi minim hingga kualitas gizi yang diragukan. Menurutnya, respons perbaikan dari BGN berjalan terlalu lamban. “Hak siswa atas makanan bergizi tidak boleh dikurangi sedikit pun,” tegasnya.
Ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran, sistem pengawasan, hingga rantai pelaksanaan program. “Tujuannya agar setiap rupiah benar-benar sampai ke piring anak-anak, bukan terserap di tengah jalan,” katanya.
Kasus dugaan korupsi MBG sebelumnya menyeret mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, yang kini ditahan Kejagung. Mereka diduga melakukan intervensi verifikasi portal mitra dan markup pengadaan, termasuk 21.801 unit motor listrik serta 32 ribu pasang sepatu senilai Rp1 triliun.****
Apakah Anda ingin saya buatkan judul alternatif yang lebih menekankan sisi akuntabilitas, misalnya seperti “Golkar Minta BGN Pastikan MBG Tepat Sasaran





