Fajarasia.id – Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, meminta pemerintah lebih selektif dalam menerapkan kebijakan visa bagi warga negara asing (WNA). Menurutnya, kebijakan keimigrasian harus mampu mendorong devisa sekaligus pertumbuhan ekonomi.
“Imigrasi adalah border bangsa. Kita ingin devisa meningkat, tetapi orang asing yang datang juga harus memicu pertumbuhan ekonomi,” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (15/7).
Yanuar menilai kebijakan bebas visa yang terlalu luas dapat mengurangi kemampuan negara menyeleksi WNA. Ia menekankan perlunya evaluasi profil dan dampak kunjungan wisatawan. “Harapan mendatangkan banyak wisatawan itu bagus, tetapi harus selektif wisatawan seperti apa yang kita inginkan,” katanya.
Ia juga menyoroti potensi masalah sosial jika kebijakan tidak ketat, seperti WNA yang bekerja atau membuka bisnis di Indonesia. “Jangan sampai yang masuk lebih banyak backpacker tanpa membawa devisa, lalu menimbulkan masalah sosial baru,” tegasnya.
Karena itu, DPR menekankan perlunya pengetatan kebijakan visa agar akses keimigrasian benar-benar memberi dampak positif bagi devisa dan pertumbuhan ekonomi nasional.***





