ESDM Pastikan Ekspor Batu Bara ke China Tetap Aman

ESDM Pastikan Ekspor Batu Bara ke China Tetap Aman

Fajarasia.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan belum ada laporan resmi terkait rumor pembatalan kontrak pembelian batu bara Indonesia oleh mitra dagang asal China.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Tri Winarno mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan ekspor harian. “Sampai sekarang belum ada informasi yang jelas soal perusahaan mana yang dibatalkan oleh China, berapa jumlahnya, dan lain-lain,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Tri menambahkan, kabar yang beredar lebih banyak berasal dari media, bukan laporan resmi perusahaan tambang. Pemerintah memastikan belum ada data spesifik terkait penundaan atau pembatalan komitmen pembelian.

Isu ini muncul setelah pemerintah mewajibkan ekspor batu bara, CPO, dan ferroalloy melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ekspor satu pintu tersebut tengah memasuki masa transisi hingga akhir tahun sebelum berlaku penuh pada 1 Januari 2027.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kebijakan ini bertujuan memperkuat pengawasan, mencegah manipulasi harga, serta memastikan devisa hasil ekspor tercatat optimal. Nilai ekspor batu bara, CPO, dan ferroalloy sendiri mencapai lebih dari Rp1.179 triliun atau 23,4 persen dari total ekspor nasional.****

 

Pos terkait