Fajarasia.id – Pimpinan DPR RI menegaskan agar pengusutan tiga kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dilakukan secara transparan tanpa pembedaan. Ketua DPR Puan Maharani menekankan pentingnya menjaga sinergi antara kejaksaan dan kepolisian agar tidak terganggu oleh satu perkara.
“Kami harapkan proses tetap dilakukan transparan dan jangan membuat sinergi antara kejaksaan dan kepolisian menjadi renggang,” ujar Puan seusai rapat paripurna di Senayan, Selasa (21/7).
Wakil Ketua DPR Saan Mustopa menambahkan asas kesetaraan harus dijunjung tinggi dalam penanganan perkara. “Ada ekualitas, ada kesetaraan dalam soal penanganan. Tidak membedakan satu sama lain,” katanya.
Febrie sebelumnya diperiksa penyidik Kejagung terkait dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada kasus PT Asabri. Kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, menyebut kliennya dicecar 18 pertanyaan selama 10 jam pemeriksaan, namun tidak ditahan.
Dengan sikap pimpinan DPR, publik diharapkan melihat komitmen lembaga legislatif untuk memastikan proses hukum berjalan adil dan transparan.****





