Dewan Pers Senang Media Massa Utamakan Kepentingan Bangsa

Dewan Pers Senang Media Massa Utamakan Kepentingan Bangsa

Fajarasia.id – Dewan Pers mengaku, jumlah aduan masyarakat terhadap media massa selama Pemilu 2024 jauh lebih sedikit dibandingkan Pemilu 2014-2019. Bahkan, media pada Pemilu 2024 lebih terlihat mengedepankan kepentingan bangsa.

“Contoh yang kita lihat itu pada tahun 2014, terlihat (posisi media) sangat kuat kepentingannya (dengan salah satu kontestan). Dibanding sekarang tahun 2024 jauh lebih baik, teman pers melihat ini kepada kepentingan bangsa,” kata Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Dewan Pers, Yadi Hendriana, Selasa (23/4/2024).

Posisi media yang netral saat ini, menurut Yadi, harus dijaga sampai Pilkada Serentak 2024 selesai. Pengaduan terhadap media massa, Dewan Pers selalu dapat menyelesaikannya dengan mediasi.

“Pengaduan juga, pengaduan yang wajar, kasus-kasus yang ditangani oleh Dewan Pers. Dari beberapa poin yang masuk ke Dewan Pers, prosesnya jauh lebih baik sekarang,” ucapnya.

Namun di satu sisi, Yudi mengingatkan, media massa harus tetap menjadi kontrol terhadap kebijakan pemerintah. Fungsi media sebagai kontrol, harus dijaga demi kemajuan bangsa yang lebih maju lagi.

“Media memiliki kepentingan buat sitatusi sejuk dan pada koridor baik, demi masa depan bangsa. Media akan menghadapi kontes pilkada, dalam (pilkada) sebelumnya banyak eskalasi, banyak konflik di masyarakat harus dijaga kesejukannya,” ujarnya.***

Pos terkait