Zulhas Minta Bantuan Pangan Dipercepat Saat Paceklik

Zulhas Minta Bantuan Pangan Dipercepat Saat Paceklik

Fajarasia.id  — Pemerintah mempercepat penyaluran Bantuan Pangan untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pangan di tengah musim kemarau dan masa paceklik. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, percepatan penyaluran bantuan menjadi penting karena sebagian wilayah saat ini belum memasuki masa panen. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi pasokan dan mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

“Memang saya minta dipercepat, karena sekarang sedang kemarau, sedang paceklik, belum waktunya panen. Otomatis harga akan naik sedikit. Maka untuk warga desil 1 sampai 4 itu sangat membutuhkan bantuan pangan,” kata Zulkifli Hasan saat meninjau penyaluran Bantuan Pangan di Desa Wayame, Kota Ambon, Maluku, Kamis (3/9/2026).

Menurut Zulhas, Bantuan Pangan menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mengantisipasi tekanan harga sebelum berdampak lebih besar terhadap masyarakat.

Penyaluran bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat sekaligus menjaga kemampuan mereka membeli kebutuhan lain ketika harga pangan mengalami kenaikan.

Terlebih, produksi pangan dalam negeri belum memasuki periode panen raya. Pemerintah karena itu berupaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan kebutuhan masyarakat.

Untuk periode Juli hingga September 2026, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan.

Dengan skema tersebut, setiap keluarga penerima mendapatkan total 30 kilogram beras selama tiga bulan.

Di Kota Ambon, terdapat 24.383 PBP yang masuk dalam kelompok masyarakat desil 1 hingga 4. Dari jumlah tersebut, sebanyak 349 penerima tercatat tinggal di Desa Wayame.

Pemerintah akan terus mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan Perum BULOG.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di tengah tantangan perubahan musim dan kondisi iklim.

Dengan mempercepat distribusi bantuan, pemerintah berharap kebutuhan pangan masyarakat rentan tetap terpenuhi hingga musim panen tiba. Langkah tersebut juga diharapkan mampu meredam tekanan harga pangan di pasar..****

Pos terkait