Fajarasia.id — Tiga negara besar, Turki, Pakistan, dan Arab Saudi, sepakat memperkuat sekaligus melembagakan kerja sama pertahanan melalui Perjanjian Makkah untuk Pertahanan Bersama. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan perdana Komite Strategis Politik dan Pertahanan yang digelar di Istanbul, awal pekan ini.
Dalam pernyataan bersama, ketiga negara menegaskan komitmen untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas berkelanjutan di kawasan. “Bertindak dengan rasa kepemilikan regional, ketiga negara kembali menegaskan tekad untuk bekerja sama dalam kerangka Perjanjian Makkah,” demikian bunyi pernyataan yang dikutip Anadolu Agency, Sabtu (5/9).
Sebagai langkah konkret, Turki, Pakistan, dan Arab Saudi akan membentuk sekretariat di Riyadh yang dipimpin seorang Sekretaris Jenderal asal Pakistan dengan masa jabatan tiga tahun. Mekanisme ini diharapkan memperkuat solidaritas, kredibilitas, serta efektivitas pertahanan kolektif.
Selain koordinasi politik dan pertahanan, kerja sama juga mencakup pengembangan industri pertahanan, teknologi, hingga produksi bersama. Ketiga negara menilai langkah ini akan meningkatkan kemampuan pencegahan sekaligus memperkuat kekompakan angkatan bersenjata masing-masing.
Pertemuan di Istanbul dihadiri para menteri luar negeri, menteri pertahanan, serta kepala staf angkatan bersenjata dari ketiga negara. Kesepakatan ini menandai babak baru dalam upaya memperkuat keamanan regional melalui kerja sama terlembaga.****





