Fajarasia.id — Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi, dengan pelukan hangat setelah keduanya memberi salam namaste.
Prabowo yang mengenakan setelan jas abu-abu tua, dasi biru, dan peci hitam, berjalan melewati karpet merah sebelum bertemu Modi di area penyambutan. Keduanya bersalaman, berfoto bersama di depan logo BRICS, dan berbincang singkat sebelum Modi mengantarkan Prabowo menuju ruang acara.
Sejumlah pemimpin negara anggota BRICS turut hadir, termasuk Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kehadiran Prabowo menandai partisipasi kedua Indonesia sebagai anggota penuh BRICS setelah resmi bergabung pada Januari 2025.
Dalam pernyataan resmi, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) menyebut Indonesia membawa lima agenda utama, yakni penguatan tata kelola global dan reformasi sistem perdagangan dunia, kerja sama menghadapi perubahan iklim, dukungan terhadap New Development Bank (NDB), inisiatif tata kelola royalti digital global, serta kerja sama di bidang ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, energi, dan investasi.
Kehadiran Prabowo di forum internasional ini dinilai sebagai langkah strategis memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan kerja sama lintas negara.***





