Kemenhaj Gandeng BKN Pastikan Seleksi PPIH Objektif

Kemenhaj Gandeng BKN Pastikan Seleksi PPIH Objektif

Fajarasia.id  — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memastikan seleksi calon petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) berjalan objektif, transparan, dan profesional.

“Tahun ini Kemenhaj menggandeng BKN dalam pelaksanaan CAT. Ini langkah penting agar proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, di Jakarta, Sabtu (5/9).

Pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) gelombang pertama diikuti 1.344 peserta, berlangsung serentak di 35 kantor BKN dan unit pelaksana teknis di berbagai daerah. Untuk PPIH Arab Saudi, seleksi mencakup enam layanan utama: bimbingan ibadah, akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan lansia dan disabilitas, serta media center haji.

Puji menekankan, sistem CAT memungkinkan standar ujian seragam dan hasil yang dapat dipantau langsung. “Yang kami cari adalah peserta dengan kemampuan teknis, integritas, manajerial, dan orientasi pelayanan kepada jemaah,” katanya.

Ia menambahkan, petugas haji berhadapan dengan beragam kebutuhan jamaah, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, sehingga kesiapan mental dan komitmen pelayanan menjadi faktor penting. “Petugas haji adalah wajah pelayanan haji. Karena itu, proses seleksi harus profesional dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Hasil CAT akan menjadi salah satu bahan penilaian dalam rangkaian seleksi PPIH untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Kemenhaj memastikan seluruh tahapan seleksi mengedepankan prinsip integritas dan profesionalitas demi menghadirkan petugas yang kompeten dan berkomitmen melayani jemaah dengan baik.***

Pos terkait