Fajarasia.id — Keluarga dari lima jurnalis dan tiga kru kapal KM Arupadhatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda menggelar aksi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan. Prosesi dilakukan setelah operasi pencarian SAR gabungan resmi berakhir.
KN SAR Tetuka bertolak dari Pelabuhan Pelindo 3 Ciwandan membawa keluarga korban dan sejumlah rekan media menuju titik koordinat dugaan hilangnya speedboat. “Setibanya di lokasi, istri dan anak Yudhistiro melakukan tabur bunga ke laut,” ujar Kapten KN SAR Tetuka, Septa Arif Rohadi, Jumat (18/9).
Momen tabur bunga berlangsung haru dengan isak tangis keluarga. Aksi ini menjadi doa agar pencarian korban berjalan lancar dan membuahkan hasil terbaik. Rekan media turut hadir memberikan dukungan moral kepada keluarga.
Meski operasi gabungan dinyatakan berakhir, Basarnas Banten menegaskan tim SAR tetap siaga penuh jika muncul tanda atau informasi baru terkait delapan orang yang hilang. “Penyisiran laut, dukungan udara, dan pemantauan sektor pencarian masih terus dilakukan,” kata perwakilan Basarnas.***





