Fajarasia.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menarik pernyataan terkait wacana pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu. Sebelumnya, Gerindra bersama empat partai lain sempat menyuarakan sikap bersama menyoroti rendahnya penyerapan APBD tahun 2026.
Ketua DPC Gerindra Tapteng, Hazmi Arif Simatupang, menyatakan partainya tidak lagi terlibat dalam sikap bersama lima parpol tersebut. “Dengan ini saya menyatakan menarik pernyataan yang telah kami sampaikan di dalam sikap bersama. Untuk selanjutnya DPC Gerindra tidak lagi terlibat,” ujarnya dalam video yang diterima, Selasa (8/9/2026).
Ketua DPD Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo, menegaskan sikap DPC Gerindra itu diambil di luar koordinasi dengan DPD maupun DPP. Ia menekankan Gerindra mendukung stabilitas jalannya pemerintahan di Tapteng, terutama dalam pemulihan pascabencana. “Gerindra mengajak semua pihak bersatu dan saling mendukung untuk pemulihan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Masinton Pasaribu merespons wacana pemakzulan dengan mengajak seluruh elemen politik dan masyarakat menghentikan tarik-menarik kepentingan. Ia menekankan fokus utama harus diarahkan pada pemulihan bencana dan pembangunan daerah. Masinton juga menyebut bantuan jaminan hidup (jadup) telah disalurkan kepada lebih dari 46.000 jiwa, dengan tahap berikutnya direncanakan untuk 130.000 jiwa pada September.***





