Fajarasia.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 4.541 rumah warga di Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8). Data terbaru disampaikan pada Senin (17/8), mencakup tujuh kabupaten terdampak.
Rincian kerusakan rumah:
- Nagekeo: 164 unit (116 rusak berat, 6 rusak sedang, 42 rusak ringan).
- Ende: 461 unit (108 rusak berat, 85 rusak sedang, 268 rusak ringan).
- Manggarai: 984 unit (761 rusak berat, 76 rusak sedang, 147 rusak ringan).
- Manggarai Timur: 49 unit (23 rusak berat, 15 rusak sedang, 11 rusak ringan).
- Manggarai Barat: 914 unit (481 rusak berat, 202 rusak sedang, 231 rusak ringan).
- Sikka: 173 unit (145 rusak berat, 16 rusak sedang, 12 rusak ringan).
- Ngada: 1.796 unit (masih dalam proses verifikasi).
Selain rumah warga, gempa juga merusak fasilitas umum seperti tempat ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan, perkantoran, serta akses jalan. BNPB mencatat lebih dari 60 warga meninggal dunia.
Hingga 17 Agustus, BMKG melaporkan 1.576 gempa susulan, dengan magnitudo terbesar 6,2. Sebanyak 54 di antaranya dirasakan masyarakat. BNPB menyebut aktivitas gempa masih fluktuatif dan pola peluruhan diperkirakan stabil dalam 2–3 minggu ke depan.***





