Migran Ilegal Gali Terowongan ke Lithuania

Migran Ilegal Gali Terowongan ke Lithuania

Fajarasia.id – Penjaga perbatasan Lithuania menemukan jalur baru yang digunakan migran ilegal dari Belarus: terowongan bawah tanah. Sejak awal tahun, tercatat 12 terowongan dengan panjang hingga 25 meter di sisi Lithuania.

Komandan Badan Penjaga Perbatasan Negara Lithuania, Jenderal Rustamas Liubajevas, menyebut sistem seismik darat membantu mendeteksi aktivitas penggalian. “Kami menunggu hingga penggalian selesai, lalu menangkap mereka saat keluar,” ujarnya. Hingga kini, 40 migran telah ditangkap.

Kejaksaan Lithuania tengah menyelidiki sekitar 20 orang yang diduga terlibat. Mereka berpotensi dijerat tuduhan penyelundupan manusia. Delapan negara tetangga, termasuk Polandia, sebelumnya juga menemukan kasus serupa.

Liubajevas menduga para migran mendapat dukungan logistik dari otoritas Belarus. “Mereka butuh material seperti kayu untuk memperkuat dinding terowongan. Ini bukan pekerjaan mandiri,” tegasnya. Pandangan serupa disampaikan akademisi Vilnius University, Margarita Seselgyte, yang menilai terowongan sebagai bentuk serangan hibrida untuk menimbulkan kecemasan politik.

Menurut analis, Belarus bersama Rusia menggunakan migrasi sebagai senjata strategis untuk mengganggu stabilitas Eropa timur. Lithuania, Polandia, dan Latvia pernah menghadapi gelombang migran besar pada 2021 yang disebut Uni Eropa sebagai “instrumentalisasi migran yang disponsori negara.”

Kini, Lithuania memperkuat koordinasi dengan negara Baltik dan Nordik serta menguji peralatan pemindai dari Polandia untuk mendeteksi ruang kosong di bawah tanah. Dukungan teknis dari Uni Eropa melalui misi Frontex juga terus ditingkatkan.***

Pos terkait