Fajarasia.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meluncurkan layanan operasi clipping cerebral aneurysma atau penjepitan pembuluh darah otak untuk pertama kalinya di RSUD Embung Fatimah Batam, Kepulauan Riau, Jumat (28/8).
Operasi perdana ini dilakukan oleh tim dokter bedah saraf RSUD Embung Fatimah bersama RS Pusat Otak Nasional (RS PON) melalui program Proctoring Clipping Cerebral Aneurysma. Menkes menegaskan layanan ini memudahkan pasien karena tidak perlu lagi dirujuk ke Medan atau Jakarta. “Lebih nyaman karena keluarga tetap bisa mendampingi, dan penanganan stroke harus cepat,” ujarnya.
Budi menyebut pelaksanaan operasi di tingkat kabupaten/kota menjadi tonggak penting pemerataan layanan kesehatan. “Saya kagum karena ini menyelamatkan nyawa dan pertama kali dilakukan di level kabupaten/kota,” katanya.
Direktur RSUD Embung Fatimah Raden Roro Sri Widjayanti Suryandari menegaskan operasi ini merupakan yang pertama di Kepulauan Riau. Sementara dokter RS PON Muhammad Kusdiansah menilai keberhasilan ini menunjukkan rumah sakit daerah mampu melaksanakan bedah saraf kompleks bila didukung tenaga dan fasilitas memadai.
Menkes berharap 80–90 persen pasien stroke dapat ditangani langsung di RSUD Embung Fatimah tanpa harus keluar kota. Kehadiran layanan clipping aneurisma otak di Batam menjadi bukti nyata pemerataan akses kesehatan sekaligus peningkatan kapasitas rumah sakit daerah dalam menangani kasus darurat berisiko tinggi.****





