Fajarasia.id – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyalurkan tali asih kepada ahli waris korban meninggal akibat gempa di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Senin (17/8). Santunan sebesar Rp15 juta per jiwa diberikan langsung kepada keluarga korban.
Selain itu, Tito memastikan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial juga menyalurkan santunan dengan nilai serupa. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Kepala Basarnas Mohammad Syafii dan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas.
Mendagri turut mengapresiasi inisiatif warga yang mendirikan posko darurat sesaat setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8). Untuk mendukung operasional posko, pemerintah menyerahkan dua unit genset, 10 velbed, serta bantuan Rp200 juta bagi dua desa terdampak.
“Kita tambahi sekalian, namanya genset 2, velbed ada 10 untuk operasionalnya,” ujar Tito. Ia menegaskan pemerintah terus bergerak dalam masa tanggap darurat, dibuktikan dengan berdirinya posko Basarnas berdampingan dengan tenda warga, serta pendataan kebutuhan untuk mempercepat penyaluran bantuan.
Tito mengajak masyarakat terdampak untuk bekerja sama dalam pemulihan pascabencana. “Ini harus kerja sama kita, pemerintah sama masyarakat,” katanya.
Kehadiran Mendagri di Manggarai Timur juga menjadi tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan gempa sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat.****





