Fajarasia.id – Mantan Wakil Presiden Liberia, Jewel Howard-Taylor, resmi didakwa atas keterlibatan dalam jaringan perdagangan narkoba, pencucian uang, dan sejumlah pelanggaran pidana lainnya. Ia ditangkap secara mengejutkan di Bandara Internasional Roberts, Monrovia, tepat sebelum menaiki pesawat, Jumat (21/8).
Kementerian Kehakiman Liberia mengonfirmasi penangkapan tersebut. Howard-Taylor, yang menjabat sebagai wakil presiden periode 2018–2024, dituduh mengimpor, menjual, dan mengangkut narkoba secara ilegal serta bertindak sebagai fasilitator perdagangan. Polisi juga mendakwa tiga warga asing secara in absentia—dua warga Kroasia dan satu warga Ukraina—yang diduga bagian dari jaringan sama.
Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi besar pemerintah Liberia memberantas perdagangan narkoba transnasional, khususnya kokain. Kawasan Afrika Barat kini kerap dijadikan jalur transit utama dari Amerika Selatan menuju Eropa.
Dalam politik Liberia, Howard-Taylor sebelumnya berperan penting di pemerintahan mantan Presiden George Weah, yang kerap diterpa tuduhan korupsi. Kini, kepemimpinan Presiden Joseph Boakai mengambil langkah lebih keras terhadap kejahatan terorganisir. “Kami akan memberantas korupsi dan menahan segala upaya pengedar narkoba yang mencoba mendirikan basis di Liberia,” tegas Boakai.****





