Kemlu: Dua ABK WNI Selamat, Satu Masih Dicari di Yaman

Kemlu: Dua ABK WNI Selamat, Satu Masih Dicari di Yaman

Fajarasia.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) memperbarui penanganan tiga anak buah kapal (ABK) WNI yang menjadi korban serangan terhadap kapal MV Tihamah di perairan Bab al-Mandab, Yaman. Dua ABK yang selamat telah dipindahkan ke Rumah Sakit Prince MBS di Aden pada 18 Agustus 2026, sementara satu ABK lainnya masih dalam pencarian.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyebut pemindahan dilakukan dengan pertimbangan keamanan. “Tim KBRI Muscat sudah berada di Aden untuk memfasilitasi pemulangan kedua WNI ke tanah air dalam waktu dekat,” ujarnya, Jumat (21/8).

Pencarian terhadap satu ABK yang hilang masih berlangsung intensif oleh otoritas Yaman dengan dukungan tim KBRI. Hingga kini belum ada batas waktu penghentian pencarian yang ditetapkan.

Kemlu menegaskan penanganan terus dipantau, baik untuk memastikan keselamatan ABK yang hilang maupun mempersiapkan kepulangan dua ABK yang selamat. Pemerintah RI juga berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memenuhi kebutuhan para WNI terdampak.

Serangan terhadap MV Tihamah terjadi di jalur strategis Bab al-Mandab yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Insiden ini mendapat perhatian serius pemerintah Indonesia karena melibatkan WNI sebagai ABK kapal tersebut.***

Pos terkait