KMP Putri Yasmin Hanyut ke Samudera Hindia, KNKT Selidiki Penyebab Kebakaran

KMP Putri Yasmin Hanyut ke Samudera Hindia, KNKT Selidiki Penyebab Kebakaran

Fajarasia.id – Kapal Motor Penyeberangan KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini hanyut hingga ke arah Samudera Hindia. Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyebut kapal bergeser dari lokasi awal akibat arus laut sehingga posisinya semakin jauh dari titik kejadian.

Iqbal menegaskan pencarian dan evakuasi korban tetap menjadi prioritas. Operasi SAR akan berlangsung selama tujuh hari ke depan. Ia meminta masyarakat yang kehilangan anggota keluarga segera melapor ke posko SAR. Hingga Rabu malam, sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi, termasuk 39 korban terakhir yang tiba di Pelabuhan Lembar.

“Yang terpenting semua bisa dievaluasi terlebih dahulu. Kita perlu memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam SAR ini,” kata Iqbal.

KNKT Turun Tangan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menurunkan tim untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta masyarakat menunggu hasil investigasi sebelum menarik kesimpulan.

“Investigasi diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian dan faktor penyebab kapal terbakar. Hasil pemeriksaan KNKT nantinya menjadi dasar evaluasi aspek keselamatan pelayaran,” ujarnya di Pelabuhan Lembar, Rabu (12/8).

Operasi SAR masih berlanjut untuk memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat yang memiliki informasi terkait penumpang agar segera berkoordinasi dengan posko SAR untuk membantu pendataan dan pencarian.***

Pos terkait