Fajarasia.id – PT Bekasi Fajar Industrial Estate (BeFa) memperkuat infrastruktur digital di kawasan industri Bekasi, Jawa Barat, guna mendukung transformasi industri berbasis teknologi sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.
Direktur Utama BeFa Leo Yulianto Sutedja menyebut pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), pusat data, komputasi awan, otomasi, dan manufaktur cerdas telah mengubah kebutuhan investor. “Kini bukan hanya lahan, listrik, air, dan logistik, tetapi juga konektivitas digital yang andal dan aman,” ujarnya, Jumat (28/8).
Sebagai respons, BeFa menandatangani Nota Kesepahaman dengan SolidBlue melalui PT Kawasan Lintas Biru Digital (KLBD) dan Xenith IG untuk meningkatkan kapabilitas jaringan digital kawasan sekaligus memperluas akses di koridor Jakarta–Cikampek.
SolidBlue membangun fondasi konektivitas digital, sementara Xenith IG memperluas jangkauan dengan jaringan serat optik yang mendukung beban kerja AI dan hyperscaler. “Melalui kolaborasi ini, BeFa memastikan kesiapan listrik, konektivitas, air, dan infrastruktur pendukung lainnya secara terintegrasi. AI ready memberikan kepastian kepada tenant sejak hari pertama berinvestasi,” kata Leo.
CEO Xenith IG Noah Drake menambahkan, jaringan yang dibangun dirancang tangguh, aman, dan skalabel untuk mendukung pusat data, IoT, serta aplikasi industri masa depan.
Sebelumnya, Kemenperin juga mengakselerasi transformasi digital industri nasional melalui pemanfaatan AI dalam sektor prioritas, termasuk farmasi, sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.
Langkah BeFa memperkuat infrastruktur digital menegaskan kesiapan kawasan industri Bekasi sebagai pusat investasi modern yang mendukung transformasi teknologi dan daya saing global.***





