Fajarasia.id – Amerika Serikat kembali mengerahkan kapal induk ke kawasan Timur Tengah di tengah berlarutnya perang melawan Iran. Menurut laporan US Naval Institute (USNI) yang dikutip AFP, Jumat (28/8), satuan tempur kapal induk USS Theodore Roosevelt akan berlayar dari San Diego dalam beberapa minggu mendatang untuk misi lebih dari tujuh bulan.
USS Theodore Roosevelt dijadwalkan menggantikan USS George Washington, yang baru tiba dari Jepang pekan lalu. George Washington sendiri hanya bertugas sementara menggantikan USS Abraham Lincoln, kapal induk yang menuai sorotan akibat penugasan panjang sejak November 2025 dan laporan kondisi awak yang memprihatinkan.
Kontroversi Abraham Lincoln mencuat setelah media melaporkan masalah logistik dan kesehatan mental awak, termasuk adanya upaya bunuh diri. Meski demikian, otoritas militer AS menepis kekhawatiran tersebut. Kapal kini menuju Thailand untuk singgah bersama 5.000 awaknya.
Dalam laporannya, USNI mengutip Kepala Operasi Angkatan Laut AS Laksamana Daryl Claudle yang menegaskan upaya meringankan beban pelaut dan keluarga mereka di tengah masa penugasan terlama dalam beberapa dekade. Pentagon belum memberikan tanggapan resmi atas laporan ini.
Sejak akhir Februari, AS menyiagakan kapal induk di Laut Arab untuk misi serangan terhadap Iran, sekaligus memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran terkait perselisihan kendali atas Selat Hormuz. Pengerahan George Washington dari Jepang membuat saat ini tidak ada kapal induk AS yang siaga di kawasan Pasifik, wilayah yang biasanya menjadi fokus untuk menghadapi China.****





