DPR Curiga Jaringan Manfaatkan Sekolah untuk Simpan Senjata

DPR Curiga Jaringan Manfaatkan Sekolah untuk Simpan Senjata

Fajatrasia.id –  Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra mendesak kepolisian mengusut tuntas temuan 995 senjata api dan narkoba di sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ia menduga ada jaringan kejahatan yang memanfaatkan institusi pendidikan sebagai tempat penyimpanan barang ilegal.

“Dari mana asal usul senjata itu dan akan dipergunakan untuk apa harus dicari tahu. Termasuk temuan narkoba yang sangat mengancam generasi muda,” ujar Tandra, Sabtu (8/8).

Ketua DPD Golkar Papua Tengah itu menilai penemuan ratusan senjata merupakan alarm keras bagi aparat keamanan untuk menjaga stabilitas negara. Ia meminta polisi tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga membongkar jaringan terstruktur di balik kasus ini.

Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, sebelumnya mengungkapkan senjata ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan. Sementara Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, mengklaim ratusan senjata airsoft gun itu legal dan berizin, bahkan sempat digunakan untuk ekstrakurikuler menembak sebelum dihentikan pada 2022.

Namun pihak sekolah membantah adanya kegiatan ekstrakurikuler menembak. Perbedaan keterangan ini menambah sorotan publik terhadap kasus yang dinilai melanggar Undang-Undang Darurat dengan ancaman hukuman berat.***

Pos terkait