Fajarasia.id – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri membongkar modus baru penyelundupan emas di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Para pelaku diketahui mengubah emas batangan menjadi serbuk, lalu mencampurnya dengan zat kimia dan pewarna hingga menyerupai gel agar lolos dari pemeriksaan bandara.
Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, menjelaskan emas berbentuk gel itu kemudian dimasukkan ke dalam pakaian dalam yang telah dimodifikasi. “Dengan pewarna dan zat kimia, serbuk emas menjadi seperti gel sehingga tidak terdeteksi x-ray dan terasa seperti kulit biasa saat diraba,” ujarnya, Selasa (18/8).
Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua warga negara India yang sebelumnya kedapatan menyelundupkan emas ke Dubai. Bareskrim menduga sindikat tersebut mampu mengumpulkan hingga 30 kilogram emas per hari, atau sekitar 1 ton per bulan.
Irhamni menambahkan, polisi kini memburu anggota sindikat lain yang diduga melarikan diri ke luar negeri, termasuk ke Malaysia dan Filipina. “Pengembangan lebih lanjut dilakukan terhadap para pelaku, baik yang masih berada di Indonesia maupun yang sudah melarikan diri,” katanya.
Kasus ini menegaskan adanya jaringan internasional yang menggunakan cara-cara canggih untuk mengelabui aparat dalam perdagangan emas ilegal.****





