Fajarasia.id – Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pelabuhan Laut Kilo di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, kembali dipercepat setelah 617 batang tiang pancang dengan berat total 1.576 ton tiba di lokasi proyek. Material tersebut dikirim dari Surabaya menggunakan kapal TB Bening I BG Lautan 1801 dan tiba pada Senin (17/8) pagi.
Kepala UPP Kelas III Calabai Dompu, Prayitno, menyebut kedatangan tiang pancang menjadi langkah penting untuk melanjutkan pembangunan fasilitas sisi laut yang sempat terkendala ketersediaan material. “Kedatangan material ini diharapkan mempercepat pembangunan dermaga sehingga pekerjaan dapat selesai sesuai target kontrak,” ujarnya, Selasa (18/8).
Progres pekerjaan sisi darat saat ini telah mencapai 54,16 persen. Dengan tersedianya material, pekerjaan sisi laut akan segera dimulai dengan penambahan tenaga kerja dan jam kerja. Pihak pelaksana proyek, PT Wijaya Inti Nusa Sentosa (WINS), memastikan pembangunan terus dipantau pemerintah pusat melalui laporan mingguan.
Sebelumnya, pengadaan tiang pancang sempat terhambat akibat kecelakaan kapal pengangkut di Perairan Madura yang menyebabkan material tenggelam. Namun, setelah pengiriman ulang berhasil dilakukan, proyek kembali berjalan sesuai jadwal.
Pelabuhan Kilo yang berlokasi di Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, dibangun dengan nilai kontrak Rp85,1 miliar dan ditargetkan rampung pada 30 Desember 2026. Infrastruktur ini diharapkan memperkuat konektivitas transportasi laut sekaligus mendukung mobilitas barang dan aktivitas ekonomi masyarakat Dompu dan sekitarnya.***





