Fajarasia.id – Timnas Malaysia tampil impresif dengan membungkam Laos 4-0 dalam laga Grup B Piala AFF 2026 di Stadion Kuala Lumpur, Selasa. Kemenangan meyakinkan ini mengantarkan Harimau Malaya ke puncak klasemen sementara dengan raihan enam poin dari dua pertandingan.
Sejak peluit awal dibunyikan, Malaysia langsung mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Tan Cheng Hoe mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Laos melalui kombinasi umpan-umpan pendek serta serangan dari kedua sisi lapangan.
Di sisi lain, Laos memilih bermain lebih defensif dengan menumpuk pemain di lini belakang sambil mengandalkan serangan balik. Namun, rapatnya pertahanan Laos akhirnya runtuh menjelang turun minum.
Gol pembuka Malaysia lahir pada masa tambahan waktu babak pertama melalui Paulo Josue. Penyelesaian akhirnya yang akurat membawa tuan rumah unggul 1-0 sekaligus menutup babak pertama dengan kepercayaan diri tinggi.
Memasuki babak kedua, Malaysia semakin agresif. Baru 12 menit setelah jeda, Endrick berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 usai memanfaatkan tekanan tinggi yang membuat lini belakang Laos kehilangan bola.
Keunggulan Harimau Malaya bertambah setelah bek Laos, Viengxay Sydavong, mencetak gol bunuh diri saat berupaya menghalau bola di depan gawang sendiri. Skor berubah menjadi 3-0 dan membuat Laos semakin sulit bangkit.
Malaysia belum mengendurkan serangan meski telah unggul tiga gol. Pada menit ke-84, Wan Kuzain melengkapi pesta gol tim tuan rumah melalui penyelesaian matang yang memastikan kemenangan telak 4-0.
Sepanjang pertandingan, Malaysia tampil dominan baik dalam penguasaan bola maupun penciptaan peluang. Laos kesulitan mengembangkan permainan karena terus mendapat tekanan dari lini tengah dan lini depan Harimau Malaya.
Hasil ini mengantarkan Malaysia ke puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi enam poin dari dua laga, menggeser Thailand yang sebelumnya memimpin grup. Posisi tersebut menjadi modal penting bagi Malaysia untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Sementara itu, Laos harus segera bangkit setelah menelan kekalahan telak. Tim asuhan Vladica Grujic dituntut memperbaiki organisasi permainan jika ingin menjaga asa bersaing di Grup B yang semakin ketat.***





