Fajarasia.id – Sepak bola Italia kehilangan salah satu klub bersejarahnya. Brescia resmi dinyatakan bangkrut setelah Pengadilan Italia menetapkan klub tersebut tidak mampu memenuhi kewajiban finansialnya, sekaligus mengakhiri perjalanan panjang yang telah berlangsung selama 114 tahun.
Putusan yang diumumkan pada Selasa (28/7) itu membuat Brescia kehilangan status sebagai klub profesional. Krisis keuangan yang berkepanjangan memaksa klub asal Lombardia tersebut keluar dari kompetisi sepak bola profesional Italia.
Media Spanyol Mundo Deportivo melaporkan, Brescia menanggung utang sekitar 20 juta euro atau setara Rp415 miliar. Beban finansial itu menjadi faktor utama yang membuat klub tidak mampu mempertahankan operasional maupun memenuhi persyaratan administrasi liga.
Keputusan tersebut menjadi pukulan berat bagi pemilik klub, Massimo Cellino. Ironisnya, kabar kebangkrutan diumumkan bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-70.
Sebelum putusan dijatuhkan, Cellino sempat berupaya menyelamatkan Brescia dengan mengaktifkan kembali registrasi klub. Langkah itu dilakukan agar Brescia dapat menerima dana solidaritas sekitar 6 juta euro dari mekanisme transfer mantan pemain binaannya, Sandro Tonali.
Tonali, yang merupakan lulusan akademi Brescia, sebelumnya berpindah klub dalam transfer besar yang memicu hak kompensasi bagi klub pembinanya. Namun karena status registrasi Brescia tidak dapat dipulihkan, dana solidaritas tersebut dipastikan tidak akan diterima klub dan akan dialihkan sesuai mekanisme yang berlaku dalam sistem pendanaan FIFA.
Meski tidak pernah menjadi kekuatan dominan di Serie A, Brescia memiliki tempat tersendiri dalam sejarah sepak bola Italia. Klub ini dikenal sebagai salah satu penghasil talenta berkualitas sekaligus pernah menjadi pelabuhan bagi sejumlah pemain legendaris dunia.
Nama-nama besar seperti Roberto Baggio, Andrea Pirlo, dan Pep Guardiola pernah memperkuat Brescia pada berbagai periode. Dalam beberapa tahun terakhir, klub ini juga sempat diperkuat Marek Hamšík dan Mario Balotelli.
Selain melahirkan Sandro Tonali yang kini menjadi salah satu gelandang terbaik Italia, akademi Brescia juga dikenal konsisten mencetak pemain berbakat untuk kompetisi nasional.
Berakhirnya perjalanan Brescia menjadi pengingat bahwa sejarah panjang dan tradisi besar tidak selalu mampu menjamin keberlangsungan sebuah klub di tengah tekanan finansial sepak bola modern. Kebangkrutan ini menambah daftar klub-klub bersejarah Eropa yang harus mengakhiri kiprahnya akibat persoalan ekonomi, meninggalkan warisan panjang yang akan terus dikenang para pencinta sepak bola.****





