Waspada Potensi Banjir Lahar Gunung Soputan di Sulut

Waspada Potensi Banjir Lahar Gunung Soputan di Sulut

Fajarasia.id – Masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara diminta agar mewaspadai potensi banjir lahar dari Gunung Soputan. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut banjur lahar berpotensi terjadi saat turun hujan.

“Masyarakat yang bermukim atau beraktivitas di sekitar bantaran sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan agar mewaspadai potensi ancaman lahar. Terutama ketika musim hujan,” kata Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid AN di Manado, Sabtu (5/7/2025).

Dalam laporan aktivitas Gunung Soputan periode 1-15 Juni 2025, ada beberapa sungai yang perlu diwaspadai. Di antaranya, Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang, dan Londola Kelewahu.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku, Juliana DJ Rumambi. Menurutnya, potensi bahaya aktivitas Gunung Soputan saat ini berupa lontaran dan aliran atau guguran lava maupun piroklastik.

Apabila terjadi erupsi gunung api, lanjutnya, potensi bahaya sekunder berupa lahar hujan yang dapat terjadi di sepanjang sungai. Atau pun lembah yang berhulu di Gunung Soputan.

Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh hingga 15 Juni 2025, status aktivitas vulkanik Gunung Soputan pada Level II (Waspada). Beberapa rekomendasi lainnya yang harus diperhatikan, yakni masyarakat maupun pengunjung, wisatawan, atau pendaki tidak beraktivitas di dalam radius 1,5 kilometer.

Adapun jarak rawan dari puncak dan area sektoral adalag sejauh 2,5 kilometer dari puncak ke arah lereng barat hingga barat laut. Selain itu, masyarakat yang bermukim atau beraktivitas di sekitar Gunung Soputan senantiasa menyiapkan masker penutup hidung dan mulut untuk mengantisipasi hujan abu jika.****

Pos terkait