Fajarasia.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta pemerintah daerah, untuk memaksimalkan menggali potensi ekonomi halal. Termasuk, dorongan untuk pengembangan kawasan industri halal menjadi kawasan khusus halal.
“Termasuk, dorongan bagi pengembangan Kawasan Industri Halal menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Halal. Yakni, yang akan melebarkan peluang investasi di sektor industri halal yang sangat potensial ini,”kata Wapres saat menghadiri penyerahan Anugerah Layanan Investasi 2023, di Hotel Shangri-La Jakarta,Sebagaimana dikutip dari rilis Istana, Kamis (9/11/2023).
Menurut Wapres, dunia internasional saat ini mulai melirik Indonesia untuk menanamkan modalnya di sektor ekonomi halal. Seperti, yang telah ditunjukkan investor Tiongkok.
“Pada kunjungan saya ke Tiongkok beberapa waktu lalu, sejumlah investor Tiongkok telah menyatakan minat yang besar. Untuk menanamkan modalnya pada sektor industri halal di Indonesia,” ujarnya.
Selain Wapres menjelaskan, guna menggairahkan investasi di dalam negeri, penting bagi pemerintah daerah menggali berbagai potensi lain. Sehingga, membawa efek positif untuk pembangunan ekonomi daerah.
“Demikian pula berbagai sektor potensial lain di masing-masing daerah agar terus digali. Ini akan membawa efek berganda bagi perekonomian daerah, dan mewujudkan pemerataan ekonomi di seluruh tanah air,” kata Wapres RI.
Realisasi investasi hingga September 2023 sebesar Rp 1.053,1 triliun atau 75,2 persen dari target yang ditetapkan Presiden. Hal itu diungkapkan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.
“Proporsi nilai realisasi investasi di luar Pulau Jawa sudah lebih besar dibandingkan di Pulau Jawa, yaitu sebesar 51,8 persen. Diharapkan hal ini akan memicu keseimbangan distribusi perekonomian di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa,” kata Bahlil dalam kesempatan yang sama.
Bahlil menyatakan, capaian tersebut merupakan kerja keras kementerian/lembaga dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di provinsi/kabupaten/kota. Dengan DPMPTSP yang kuat, diyakini target investasi sebesar 1.400 triliun rupiah akan tercapai pada Desember 2023.****





