TNI AL berangkatkan pasukan Marinir jaga perbatasan dan pulau terluar

TNI AL berangkatkan pasukan Marinir jaga perbatasan dan pulau terluar

Fajarasia.id – Korps Marinir TNI Angkatan Laut memberangkatkan Satuan Tugas Marinir (Satgasmar) Pengamanan Ambalat XXX dan Satgasmar Pengamanan Pulau Terluar (Pam Puter) XXVIII Tahun 2024 untuk menjaga daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar Indonesia.

Wakil Komandan Pasukan Marinir (Pasmar) 2 Kolonel Marinir Edi Prayitno, mewakili Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI Marinir Muhammad Nadir, melepas langsung keberangkatan pasukan Satgasmar Pam Ambalat XXX dan Satgasmar Pam Puter XXVIII di Kesatrian Marinir Soeroto II, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/6).

Danpasmar 2 Brigjen TNI Mar Muhammad Nadir dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Komandan Pasmar 2 Kolonel Marinir Edi Prayitno mengingatkan jajaran prajurit tugas pokok Satgasmar Pam Ambalat, antara lain memantau, mengawasi, mengamankan, menjaga wilayah perbatasan, dan memelihara stabilitas keamanan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Blok Ambalat.

Dia mengatakan tugas pokok Satgasmar Pam Puter, yang ditempatkan di pulau-pulau terluar Indonesia, antara lain menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah Indonesia, termasuk dari ancaman kejahatan seperti penyelundupan dan pembalakan liar (illegal logging).

Dalam amanat yang sama, Danpasmar 2 juga menginstruksikan jajaran prajurit tetap profesional, berpedoman kepada prosedur tetap (protap) yang ada, dan melanjutkan koordinasi dengan instansi, pemerintah setempat, dan masyarakat.

“Seiring doa, saya ucapkan selamat jalan dan selamat bertugas! Jaga kehormatan diri dan satuan. Kalian adalah duta dari Korps Marinir, lakukan yang terbaik di mana pun kalian berada,” kata Danpasmar 2 dalam amanatnya kepada prajurit sebagaimana dikutip dari siaran resmi Penerangan 2 Pasukan Marinir TNI AL yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Usai upacara keberangkatan itu, pasukan Satgasmar Pam Ambalat XXX langsung naik ke kapal perang KRI Teluk Cenderawasih-533 di Dermaga Koarmada II, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Kamis.

Pasukan Satgasmar Pam Ambalat XXX itu akan menggantikan posisi Satgasmar Pam Ambalat XXIX yang sejak tahun lalu menjaga Pos Kotis Satgasmar Pam Ambalat di Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Sebatik Timur di Nunukan, Kalimantan Utara, berada di Pulau Sebatik yang wilayahnya berbatasan dengan Malaysia. Wilayah Pulau Sebatik secara administratif dikuasai oleh Indonesia dan Malaysia. Indonesia menguasai wilayah selatan Sebatik. Untuk wilayah yang dikuasai Indonesia, daerah di Pulau Sebatik masuk dalam wilayah Provinsi Kalimantan Utara, sementara untuk daerah yang dikuasai Malaysia masuk dalam Negara Bagian Sabah.

Sementara itu, Satgasmar Pam Puter XXVIII bakal diberangkatkan dari Surabaya menuju daerah operasi di Pulau Nusa Barung, Pulau Dana, dan Pulau Batek.

Pulau Nusa Barung yang menjadi salah satu tujuan Satgasmar Pam Puter Marinir merupakan pulau tak berpenghuni di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pulau itu berada di wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Australia.

Kemudian, Pulau Dana di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, juga merupakan pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Australia. Terakhir, Pulau Batek merupakan pulau terluar Indonesia yang berbatasan dengan Timor Leste.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas 17.000 lebih pulau, dan hanya sekitar 7.000 pulau yang berpenghuni.

Dalam rentang waktu kurang lebih 30 tahun, Korps Marinir TNI AL mengirimkan prajuritnya ke Blok Ambalat, yang merupakan daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia, juga ke pulau-pulau terluar, yang sebagian besar tak berpenghuni, untuk menegakkan kedaulatan sekaligus menjaga keamanan.****

 

Pos terkait