Fajarasia.id — Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mulai memetakan titik-titik rawan penyelenggaraan ibadah haji 2026/1447 H, khususnya menjelang puncak haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).
Dalam Rapat Koordinasi Timwas Haji DPR di Gedung Nusantara II, Senayan, Cucun menjelaskan bahwa pengawasan dibagi ke sejumlah sektor layanan, mulai dari akomodasi hotel, katering, hingga transportasi jamaah. “Kita harus memastikan seluruh layanan sesuai hasil Panja DPR RI, karena ada 221.000 jemaah yang harus kita kawal,” ujarnya.
Politisi Fraksi PKB ini menyoroti masalah transportasi yang kerap menjadi kendala setiap musim haji. Ia menekankan pentingnya mitigasi menjelang fase Armuzna, termasuk skema Murur dan Tanazul bagi jamaah lansia dan berkebutuhan khusus.
Cucun juga menegaskan Timwas tidak ingin kembali menemukan kapasitas tenda yang melebihi batas sebagaimana pernah terjadi sebelumnya. “Kita ingin pastikan tidak ada jemaah haji yang jalan kaki dari Muzdalifah ke Mina,” tegasnya.****





