Puluhan Truk Kemanusiaan Gaza Berhasil Masuk Bawa Makanan

Puluhan Truk Kemanusiaan Gaza Berhasil Masuk Bawa Makanan
Egyptian volunteers wait next to a convoy of trucks carrying humanitarian aid to Palestinians by Egyptian NGOs, as they wait for an agreement on the Rafah border crossing to enter Gaza, amid the ongoing conflict between Israel and the Palestinian Islamist group Hamas, in the city of Al-Arish in Egypt's Sinai peninsula, Egypt, October 15, 2023. REUTERS/Stringer

Fajarasia.id – Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan sebanyak 59 truk bantuan kemanusiaan telah memasuki Jalur Gaza. Ini melalui perbatasan Rafah yang sebelumnya sempat tertahan.

“Tim kami malam ini telah menerima 59 truk. Berisi bantuan melalui perbatasan Rafah,” kata organisasi kemanusiaan tersebut seperti dilansir Anadolu, Kamis (2/11/2023).

Diketahui, puluhan truk tersebut berisi makanan, air, bantuan material. Serta obat-obatan dan pasokan medis.

“Total sudah sebanyak 217 truk berisi pasokan bantuan. Tidak termasuk bahan bakar, tiba di Jalur Gaza sejak dimulainya perang antara Israel dan Hamas pada 7 Oktober 2023,” ujarnya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa sebelum konflik terbaru itu, rata-rata sebanyak 500 truk masuk ke daerah itu setiap hari. Namun, semuanya terhenti setelah meletusnya perang di Gaza, menyebabkan daerah kantong Palestina tersebut mengalami kelangkaan makanan, air dan obat-obatan yang cukup parah.

Menurut proyeksi PBB, sedikitnya sebanyak 100 muatan truk dibutuhkan setiap hari. Ini untuk memasok kebutuhan dasar bagi 2,3 juta penduduk yang tinggal di Jalur Gaza.

Apalagi, tentara Israel memperluas serangan udara dan darat di Jalur Gaza, yang telah didera serangan udara tanpa henti. Sejak kelompok Hamas Palestina meluncurkan serangan mengejutkan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.

Jumlah korban tewas akibat serangan Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza melonjak menjadi 8.525. Hal itu disampaikan Kementerian Kesehatan di daerah yang diblokade itu.

“Korban meliputi 3.542 anak-anak dan 2.187 perempuan. Sementara 21.542 orang lainnya luka-luka,” kata juru bicara kementerian Ashraf al-Qudra dalam konferensi pers di Kota Gaza.****

Pos terkait