Fajarasia.id – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abuja, Nigeria membenarkan terjadi peristiwa penculikan massal terhadap wanita dan anak-anak. Pelaku penculikan adalah teroris Boko Haram dan kelompok kriminal lainnya.
Duta Besar Indonesia untuk Nigeria, Usra Hendra Harahap mengatakan, 280 orang diculik di Kaduna State, Kamis (7/3/2024). Kaduna merupakan negara bagian di Nigeria atau dua jam perjalanan dari ibu kota Abuja.
“Pada 5 Maret, ada 319 wanita dibunuh dan diculik, ini versi media. Disisi lain, penculik Boku Haram mengaku menculik 101 wanita,” kata Duta Besar Usra Hendra Harahap , dalam Sebuah rilis yang diterima Redaksi Sabtu (9/3/2024).
Ia memastikan kondisi warga negara Indonesia (WNI) aman dan tetap beraktivitas seperti biasa. Total jumlah WNI di Nigeria 247 orang.
“Alhamdulillah semua WNI dalam keadaan aman. Situasi secara global kondusif, terkendali. Mereka bekerja dengan normal dan seperti biasa karena sudah menetap lama bahkan 30 tahun” ujarnya.
KBRI di Abuja, menaungi 13 negara akreditasi yakni Nigeria, Republik Ghana, Republik Liberia, Burkina Faso, Republik Benin. Selanjutnya Republik Kamerun, Republik Togo, Republik Kongo, Republik Niger, Sao Tome and Prince, Gabon dan Ecowas.****





