PB IDI Minta Masyarakat Kenali Gejala Sistemik Monkeypox

PB IDI Minta Masyarakat Kenali Gejala Sistemik Monkeypox

Fajarasia.id – Masyarakat diminta untuk mengenali gejala sistemik cacar monyet (Monkeypox) saat terinfeksi di tubuh. Hal ini disampaikan, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Mpox Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Hanny Nilasari.

“Gejala Monkeypox ini mirip dengan gejala cacar air yang sering disebut juga dengan varicella. Meski memiliki gejala yang mirip dengan cacar air gejala pada kedua penyakit ini memiliki perbedaan menonjol,” kata Hanny Nilasari dalam keterangannya,Jumat (3/11/2023).

Menurut Hanny, orang yang terinfeksi cacar monyet mengalami gejala pembengkakan kelenjar getah bening. Sedangkan, penderita cacar air tidak ada gejela seperti itu.

“Gejala sistemik cacar monyet didahulu dengan nyeri kepala, semam akut lebih dari 38 derajat celsius. Kemudian, nyeri tenggorokan yang diikuti dengan pembesaran atau pembengkakan kelenjar getah bening,” ujarnya.

Selain itu, kata Hanny, sedikit ruam kemerahan atau makula di kulit, yang biasanya satu atau dua titik dan tersebar secara regional. Perkembangan ruam tersebut, lanjut Hanny, juga diikuti oleh kelainan kulit lainnya, seperti bintil, lenting, serta keropeng.

“Penyebaran regional ini maksudnya misal ada ruam di area lengan kemudian area genital, ada di area tungkai dan lainnya, jadi tersebar-sebar. Jika mendapati gejala atau tanda-tanda tersebut segera melapor ke fasilitas pelayanan kesehatan agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat,” ucapnya. ****

Pos terkait