Fajarasia.id — Gereja Katedral Jakarta mengajak umat Katolik menjadikan peringatan Kenaikan Yesus Kristus sebagai refleksi hidup sederhana. Nilai kesederhanaan dinilai penting untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Vikaris Episkopal KAJ, Romo P. Yusup Edi Mulyono, SJ, menekankan bahwa murid Yesus sejati tidak hidup berlebihan. “Dengan mengurangi konsumsi yang tidak perlu, kita memberi ruang bagi alam untuk bernapas dan bisa berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya dalam homili misa yang disiarkan melalui YouTube Komsos Katedral Jakarta.
Ia juga mengingatkan umat untuk menanam harapan melalui tindakan nyata, seperti menanam pohon dan mendidik generasi muda agar peduli lingkungan. Menurutnya, iman harus diwujudkan dalam menjaga alam yang bersih dan sehat demi masa depan bersama.
Senada, Romo Benedictus Cahyo Christanto, SJ menegaskan kesederhanaan adalah keutamaan hidup yang diwariskan Santo Ignatius Loyola. “Kesederhanaan bukan berarti tidak memiliki apa-apa, melainkan hidup secukupnya tanpa berlebihan,” katanya.
Pesan ini diharapkan menjadi pedoman umat Katolik dalam menghadapi modernitas, agar tetap bertanggung jawab dan tidak terikat berlebihan pada materi.****





