Megawati Kritik Wacana RUU Pemilu Diambil Alih Pemerintah

Megawati Kritik Wacana RUU Pemilu Diambil Alih Pemerintah

Fajarasia.id – Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyoroti wacana pemerintah mengambil alih pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu dari DPR. Ia menyebut kondisi tersebut membuat negara tampak “kayak poco-poco”.

“Saya lihat ini kok negara makin hari kayak poco-poco,” ujar Megawati dalam sambutannya pada acara Pengukuhan Profesor Emeritus Arief Hidayat di Universitas Borobudur, Jakarta.

Megawati mempertanyakan apakah pembahasan RUU Pemilu benar-benar untuk kepentingan rakyat atau justru untuk kepentingan tertentu. “Sekarang heboh toh, urusan pemilu yang akan datang. Saya sampai mikir, ini beneran buat rakyat atau buat siapa?” tegasnya.

Ia menilai, jika DPR sampai menyerahkan pembahasan RUU Pemilu kepada pemerintah, hal itu menunjukkan adanya kejanggalan dalam proses legislasi. “Kalau sampai DPR saja mau diambil pemerintah, ya itu menunjukkan keadaan sekarang ini poco-poco,” tambahnya.

Sebelumnya, Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan pemerintah membuka peluang untuk menjadi pengusul draf RUU Pemilu jika DPR tidak kunjung menyelesaikan pembahasan. Hingga kini, pemerintah masih menunggu draf yang disiapkan DPR.

Megawati menekankan perlunya konsistensi dalam sistem hukum dan politik agar tidak berjalan “poco-poco” atau tidak stabil. Baginya, pembahasan RUU Pemilu harus tetap berpijak pada kepentingan rakyat dan prinsip demokrasi yang sehat.

Pos terkait