Fajarasia.id — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, turun langsung ke lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1), untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan kebutuhan warga terdampak segera terpenuhi.
Dalam kunjungannya, Wapres Gibran memberikan arahan tegas kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh unsur terkait agar hadir di tengah masyarakat dan memberikan pendampingan intensif.
“Saya mohon maaf, tim sudah terjun ke lapangan. Kita doakan mereka bisa bekerja dengan baik,” ujar Gibran kepada warga yang terdampak.
Ia menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan layanan kesehatan. Tak hanya itu, Gibran juga meminta perhatian khusus bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan penyandang disabilitas.
Terkait rencana relokasi warga, Wapres mengingatkan agar proses sosialisasi dilakukan secara persuasif dan lokasi hunian sementara tidak jauh dari tempat tinggal asal maupun sumber penghidupan masyarakat.
“Untuk lansia dan ibu menyusui agar diberikan atensi khusus, yang sakit juga harus diperhatikan, dan bantuan dipastikan tepat sasaran,” tegasnya.
Gibran juga menyoroti pentingnya penanganan jangka panjang, termasuk penertiban alih fungsi lahan di kawasan rawan bencana. Ia menitipkan pesan kepada Wakil Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bandung Barat untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 12.00 WIB, bencana longsor ini telah merenggut 11 nyawa, dengan 23 orang berhasil diselamatkan. Sementara itu, sekitar 79 warga masih dalam pencarian. Total korban terdampak diperkirakan mencapai 114 hingga 123 orang, mencakup 37 kepala keluarga dan sekitar 20 rumah yang tertimbun material longsor.
Pemerintah pusat dan daerah kini tengah bersinergi untuk mempercepat proses evakuasi, pemulihan, serta mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.





