Fajarasia.id – Peserta Latihan Dasar Kementerian (Latsarmil) untuk calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak diperbolehkan membawa ponsel selama pelatihan berlangsung. Aturan ini diterapkan di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026).
“Di sini tidak ada handphone. Kalau komunikasi dengan keluarga sudah disediakan jalur lewat pelatih,” ujar salah satu peserta, Aditya Septia Rahman.
Meski tanpa ponsel, peserta tetap bisa berhubungan dengan keluarga melalui nomor kontak yang diberikan kepada pelatih. Program ini merupakan bagian dari prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mendirikan Koperasi Merah Putih.
Komandan Batalyon Latihan, Letkol (Mar) Agus Mutaqin, menegaskan peserta dengan riwayat penyakit tidak dilibatkan dalam kegiatan fisik berat. Mereka hanya mengikuti pembelajaran di kelas sebagai langkah pencegahan setelah muncul kabar meninggalnya tiga peserta di satuan pendidikan lain.
Saat ini, 674 calon manajer Kopdes Merah Putih mengikuti Latsarmil. Kegiatan berlangsung dari pukul 04.30 hingga 21.30 WIB, mencakup pembinaan fisik, Peraturan Baris-Berbaris, pembelajaran di kelas, hingga pengasuhan karakter. Peserta juga dijadwalkan mendapat latihan menembak perorangan pada minggu ketiga.
Agus menekankan tujuan utama Latsarmil bukan menjadikan peserta prajurit, melainkan membentuk karakter manajer koperasi yang disiplin, berintegritas, dan siap mengelola program di masyarakat.****





