Fajarasia.id – Gempa terjadi di Kabupaten Garut, Sabtu malam (27/4/2034). Gempa dengan kekuatan 6,5 Magnitudo itu berdampak sejumlah rumah warga rusak.
Di Kota Tasikmalaya berdasarkan data BPBD setempat, bangunan milik warga di sejumlah wilayah seperti, di Kecamatan Cibeureum dan Tamansari rusak.
Hingga Minggu pagi (28/4/2024), belum diketahui jumlah bangunan milik warga yang terdampak.
Tidak hanya di Kota Tasikmalya, sejunlah bangunan di Kabupaten Tasikmalaya, juga terdampak. Dampak gempa terjadi di sejumlah wilayah seperti, Kecamatan Mangunreja, Sodonghilir, Manonjaya, Cisayong, Singaparna, Cigalontang, Sukarame, Pagerageung, dan Rajapolah.
“Sejauh ini masih kami inventarisir. Ya sejumlah bangunan rusak, seperti RS SMC, Gedung Pramuka dan bangunan lain milik warga,” kata Ketua Forum Komunikasi Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya Minggu (28/4/2024).
BMKG menyebut, titik gempa berada sejauh 151 km arah barat daya Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Gempa terjadi di laut dengan kedalaman 10 km atau tepatnya di 8,42 Lintang Selatan dan 107,26 Bujur Timur.
“Gempa Mag:6.6, 27-Apr-2024 23:29:47WIB, Lok:8.42LS, 107.26BT (151 km BaratDaya KAB-GARUT-JABAR), Kedlmn:10 Km #BMKG,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Guncangan terasa sampai Jakarta. Meski begitu, BMKG menyebut gempa ini tak berpotensi menciptalan tsunami.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi. Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan mengenai dampak gempa.***





