Eskalasi Konflik Lebanon, Mayoritas WNI Memilih Tetap Bertahan

Eskalasi Konflik Lebanon, Mayoritas WNI Memilih Tetap Bertahan

Fajarasia.id – Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha mengatakan, saat ini 159 WNI diketahui masih berada di Lebanon. Menurutnya, meskipun terjadi eskalasi konflik Hizbullah-Israel, namun sebagian besar WNI tersebut memilih tetap tinggal di Lebanon.

“Jumlah WNI di Lebanon saat ini berjumlah 159 orang, sejak penetapan Siaga 1, Kemlu dan KBRI Beirut telah memfasilitasi evakuasi WNI sebanyak 25 orang. Sedangkan, mayoritas lainnya memilih tetap tinggal karena alasan pribadi dan mereka mayoritas adalah mahasiswa dan WNI yaneg menikah dengan warga setempat,” kata Judha dalam pesan tertulisnya yang diterima Redaksi pada Kamis (26/9/2024).

Atas konflik yang masih terjadi di Lebanon, pemerintah kembali mengimbau para WNI untuk meningkatkan kewaspadaan. Serta, menyarankan agar WNI menunda rencana bepergian ke Lebanon hingga situasi aman.

“Kemlu dan KBRI kembali menyampaikan imbauan agar para WNI meningkatkan kewaspadaan, menjauhi lokasi lokasi rawan, dan membatasi bepergian non esensial. Bagi WNI yang memiliki rencana bepergian ke Lebanon, Iran, Israel dan Palestina agar menunda perjalanan hingga situasi aman,” ujarnya.

Judha menyebut, berdasarkan pemantauan pemerintah RI, saat ini telah ditetapkan status Siaga I untuk seluruh wilayah Lebanon sejak Agustus 2024. “Sebelumnya, Siaga 1 ditetapkan KBRI utk wilayah Lebanon selatan sejak Oktober 2023,” kata Judha.

Melansir Aljazeera serangan militer Israel telah menewaskan 569 orang, termasuk 50 anak-anak, dan melukai 1.835 orang di Lebanon hingga Senin (23/9/2024). Serta, serangan itu menyebabkan ribuan orang berlindung di sekolah-sekolah dan gedung-gedung.***

Pos terkait