Didik Haryadi Soroti Kontraksi Pajak, Minta Ekstensifikasi Diperkuat

Didik Haryadi Soroti Kontraksi Pajak, Minta Ekstensifikasi Diperkuat

Fajarasia.id  – Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi menyoroti penerimaan pajak tahun 2025 yang dinilai masih rendah. Hingga November, realisasi baru mencapai 70,2 persen, sementara waktu tersisa hanya dua bulan.

Dalam RDP dengan Dirjen Pajak di Senayan, Senin (24/11), Didik menyebut penerimaan pajak sempat kontraksi tajam pada Januari–Februari dan tidak diikuti pemulihan signifikan. Kondisi ini diperparah transisi kepemimpinan dan perbaikan sistem Coretax.

“Ada potensi kuat target tidak tercapai. Karena itu perlu ekstensifikasi, termasuk mengejar penunggak pajak,” tegas legislator dapil Jawa Tengah V itu.

Didik memperkirakan outlook penerimaan tahun ini hanya 85–90 persen, dengan proyeksi maksimal 91 persen. Ia mengingatkan kegagalan mencapai target bisa berdampak pada pembiayaan utang dan ruang fiskal, bahkan berpotensi memengaruhi anggaran perlindungan sosial.

“Dalam politik anggaran, negara tidak boleh mengabaikan kewajiban perlindungan sosial. Bila penerimaan meleset, lapangan kerja juga bisa terdampak,” ujarnya.

Didik menutup dengan desakan agar DJP melakukan upaya ekstra di sisa waktu, termasuk menggali potensi penerimaan lain yang belum optimal.*****

 

Pos terkait