Fajarasia.id – Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Martin Daniel Tumbelaka mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku penyerangan brutal yang menewaskan tiga anggota Polri saat penggerebekan bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Martin menegaskan perlawanan terhadap aparat penegak hukum tidak bisa ditoleransi. “Ini tindakan biadab. Tidak boleh ada kompromi bagi pembunuh aparat negara. Tangkap semua pelaku dan berikan hukuman seberat-beratnya agar ada efek jera,” ujarnya, Senin (6/7/2026).
Ia juga meminta kepolisian melakukan investigasi menyeluruh, tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan. “Usut tuntas siapa yang memprovokasi warga, siapa yang menyembunyikan, hingga asal senjata api rakitan. Ekosistem kejahatan harus dibongkar total,” kata Martin.
Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disebut sudah jelas: menindak tegas dan terukur para bandar narkoba. Martin menekankan negara tidak boleh kalah oleh sindikat narkoba maupun kelompok massa yang melindungi kejahatan.
Diketahui, tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Aiptu Sumaryanto, dan Bripda Nopandri Ramadhana gugur dalam operasi di Desa Tumbang Kalemei, 1 Juli 2026. Polri menyatakan pengejaran terhadap pelaku telah menemukan titik terang dan mengimbau mereka segera menyerahkan diri.****





