Wisatawan Bali Tembus 6,9 Juta, DPR Dorong Kajian Daya Dukung

Wisatawan Bali Tembus 6,9 Juta, DPR Dorong Kajian Daya Dukung

Fajarasia.id  — Anggota Komisi VI DPR RI I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan menekankan perlunya kajian menyeluruh mengenai carrying capacity atau daya dukung Bali seiring meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara. Kajian ini dinilai penting agar pertumbuhan pariwisata tetap sejalan dengan kapasitas lingkungan, infrastruktur, dan kebutuhan masyarakat lokal.

“Tahun 2025, kunjungan turis asing ke Bali mencapai hampir 7 juta. Sudah saatnya kita menghitung daya dukung wilayah Bali terhadap pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Kesuma Kelakan dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/9).

Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 5,82% serta konsentrasi wisatawan yang masih dominan di kawasan Bali Selatan. Menurutnya, kajian harus mencakup ketersediaan air bersih, pasokan energi, kapasitas jalan raya, hingga kemampuan bandara melayani lalu lintas penerbangan.

Kesuma Kelakan juga mendorong Badan Pengelola BUMN dan BPI Danantara untuk melakukan perhitungan daya dukung sebagai bagian dari pembangunan ekosistem pariwisata berkelanjutan. “Kuncinya adalah keseimbangan antara jumlah wisatawan, kapasitas infrastruktur, dan keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan perlunya kajian mengenai persebaran wisatawan agar tidak hanya terkonsentrasi di Bali Selatan. “Harus dikaji apa penyebab wisatawan lebih memilih Bali Selatan dibanding Bali Utara. Apakah karena infrastrukturnya, fasilitas, atau faktor lain,” tambahnya.

Komisi VI DPR RI berkomitmen mengawal kebutuhan kajian daya dukung ini agar Bali tetap menjadi destinasi unggulan dunia tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal.****

Pos terkait