Komisi VIII Dorong Peternak Lokal Jadi Pemasok MBG

Komisi VIII Dorong Peternak Lokal Jadi Pemasok MBG

Fajarasia.id — Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Singgih Januratmoko, menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Ia mendorong agar peternak rakyat dan UMKM lokal diutamakan sebagai pemasok bahan pangan, khususnya ayam dan telur, dalam rantai pasok MBG.

Menurut Singgih, keberlanjutan program ini dapat menciptakan kepastian pasar bagi peternak. “Di balik program ini ada ekosistem ekonomi besar, mulai dari peternak ayam, UMKM, koperasi, hingga tenaga kerja di daerah,” ujarnya, Jumat (11/9).

Ia menilai pola pengadaan berbasis wilayah akan memberi manfaat ganda: memangkas rantai distribusi sekaligus menjaga agar perputaran uang dari MBG tetap berada di daerah. Dengan begitu, selain anak-anak mendapatkan makanan bergizi, peternak dan UMKM juga memperoleh pasar yang stabil.

Singgih menekankan, keberhasilan MBG tidak cukup diukur dari jumlah porsi makanan yang dibagikan, tetapi juga dari sejauh mana program ini mampu membangun ekosistem pangan yang sehat dan berkelanjutan. “Peternak harus mendapatkan harga wajar. Jangan sampai konsumen sehat, tapi peternak tertekan karena harga jual tidak menutup biaya produksi,” tegasnya.

Ia pun mendorong koordinasi antara pemerintah, Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, koperasi, dan organisasi peternak untuk menyusun pola pengadaan yang transparan. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan besar untuk MBG seharusnya menjadi momentum memperkuat sektor peternakan nasional.

“MBG harus menyehatkan anak bangsa sekaligus menyehatkan ekonomi peternak. Kalau rantai pasoknya melibatkan peternak lokal, kita dapat dua manfaat sekaligus: memperbaiki gizi masyarakat dan menjaga keberlangsungan usaha peternak,” pungkasnya.****

Pos terkait