Fajarasia.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Sarmuji memastikan akan meninggalkan keanggotaannya di DPR RI setelah resmi masuk ke jajaran pemerintahan. Ia menegaskan tidak mungkin merangkap jabatan di lembaga eksekutif dan legislatif.
Kepastian itu disampaikan Sarmuji seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
“Ya pasti, enggak bisa rangkap kan. Kan enggak bisa rangkap antara eksekutif dan legislatif,” kata Sarmuji.
Sebelum dipercaya menjadi Menteri Perindustrian, Sarmuji tercatat menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, pengawasan persaingan usaha, dan badan usaha milik negara (BUMN).
Ia juga merupakan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI.
Sarmuji menjelaskan, secara prinsip dirinya sudah tidak lagi menjadi anggota DPR setelah resmi bergabung dengan pemerintahan. Meski demikian, ia siap memenuhi prosedur administratif apabila pengunduran diri secara formal tetap diperlukan.
“Ya sebenarnya otomatis kita sudah bukan anggota DPR, tapi kalau seandainya diperlukan untuk secara resmi formal harus ada pengunduran diri, ya secepatnya pasti kita lakukan,” ujarnya.
Belum Bertemu Agus Gumiwang
Selain soal status keanggotaannya di DPR, Sarmuji juga mengungkapkan belum berkomunikasi langsung dengan Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) terkait proses serah terima jabatan (sertijab) Menteri Perindustrian.
Ia mengaku mendapat informasi dari Kepala Biro Kementerian Perindustrian dan Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza bahwa Agus Gumiwang masih dalam perjalanan menuju Jakarta.
“Pak AGK masih dalam perjalanan setahu saya ya, informasi dari tadi dari Kabiro Kementerian Perindustrian dan Wamen Perindustrian, beliau dalam perjalanan ke Jakarta,” ungkapnya.
Terkait jadwal sertijab, Sarmuji mengaku belum menerima pemberitahuan resmi dari Kementerian Perindustrian.
Namun, ia memperkirakan prosesi serah terima jabatan dapat berlangsung dalam waktu dekat, bergantung pada kedatangan Agus Gumiwang di Jakarta.
“Saya belum dapat info, tapi mungkin besok bisa. Kalau Pak Menteri Perindustrian senior sudah sampai Jakarta mungkin besok bisa, tapi saya tunggu saja dari Kementerian Perindustrian,” tutur Sarmuji.***





