Golkar-PKS Sepakat Perkuat Koalisi, Bahas RUU Pemilu

Golkar-PKS Sepakat Perkuat Koalisi, Bahas RUU Pemilu

Fajarasia.id — Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar pertemuan di DPP Golkar, Jakarta Barat, Senin (14/9) malam. Pertemuan yang dihadiri Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia dan Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf itu membahas penguatan kerja sama dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta rencana pembahasan RUU Pemilu.

Bahlil menegaskan posisi PKS sangat penting dalam koalisi pemerintahan. “PKS memiliki positioning yang bagus dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Presiden Prabowo sangat menghargai eksistensi PKS,” ujarnya.

Sementara itu, Muzzammil menekankan keputusan PKS bergabung dalam koalisi didasari kesamaan visi. Ia menilai keberhasilan pemerintahan Prabowo merupakan tanggung jawab seluruh partai pendukung. “Kesuksesan Presiden Prabowo juga menjadi tanggung jawab seluruh partai pendukung koalisi,” katanya.

Kedua partai sepakat memperkuat komunikasi dan kolaborasi, termasuk dalam isu pembelaan terhadap Palestina, penguatan UMKM, sektor energi, hingga pembahasan RUU Pemilu. Golkar dan PKS menilai pembahasan RUU tersebut penting untuk menghasilkan sistem pemilu yang tetap merepresentasikan suara rakyat sekaligus menghadirkan anggota DPR yang berkualitas.

Sebagai tindak lanjut, Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji dan Sekjen PKS Muhammad Kholid ditunjuk untuk merumuskan format kerja sama lebih lanjut.****

Pos terkait