Saleh Partaonan Daulay Nilai Usulan Pilkada Tanpa Wakil Simpatik, Perlu Kajian

Saleh Partaonan Daulay Nilai Usulan Pilkada Tanpa Wakil Simpatik, Perlu Kajian

Fajarasia.id – Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Partaonan Daulay, menilai usulan Fraksi PKB agar pemilihan kepala daerah dilakukan tanpa wakil merupakan ide yang menarik dan simpatik. Menurutnya, gagasan tersebut sudah banyak diperbincangkan lintas fraksi maupun kalangan pemerhati demokrasi.

“Usulan ini bagus dan simpatik. Sudah banyak diperbincangkan di lintas fraksi, juga dalam diskusi formal dan informal para aktivis demokrasi dan pemerhati pemilu,” ujar Saleh, Kamis (6/8/2026).

Meski demikian, Saleh menekankan perlunya kajian mendalam terhadap usulan tersebut. Ia menilai seluruh sisi positif dan negatif harus dibahas secara terbuka dengan melibatkan partisipasi masyarakat. “Selama ini memang terasa ada yang kurang dalam sistem pilkada. Sudah tepat dievaluasi. Bahkan kalau dinilai tidak baik, bisa diganti kapan saja,” tambahnya.

Saleh juga menyoroti persoalan kewenangan wakil kepala daerah yang kerap dianggap tidak difungsikan. Ia mendukung agar tugas dan fungsi wakil dirumuskan kembali. “Sekarang memang ada kesan wakil tidak difungsikan. Tetapi di beberapa daerah, ada juga kepala daerah dan wakilnya ribut, bahkan sampai diungkap di pengadilan. Itu contoh tidak baik,” tegasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi II DPR Fraksi PKB, Muhammad Khozin, mengusulkan agar pilkada hanya memilih kepala daerah tanpa wakil. Menurutnya, wakil cukup ditunjuk oleh kepala daerah terpilih untuk menghindari peran sebagai pendulang suara semata.****

Pos terkait