Fajarasia.id – PDI Perjuangan (PDIP) melepas keberangkatan Kapal Laksamana Malahayati menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/8). Armada medis dan logistik ini dikirim untuk membantu penanganan korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menyebut pengiriman bantuan dilakukan atas instruksi langsung Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Kapal tersebut akan bergabung dengan tim Baguna dan relawan kesehatan yang sudah lebih dulu berada di lokasi bencana.
Bantuan yang dibawa mencakup obat-obatan, perlengkapan pengungsian seperti tenda, serta kebutuhan khusus perempuan dan anak. “Dalam mitigasi bencana, kebutuhan ibu hamil, balita, dan perempuan sering kali terlewatkan. Karena itu, arahan Ibu Megawati menekankan agar bantuan ini menjangkau kelompok rentan,” ujar Hasto.
PDIP menegaskan kerja kemanusiaan ini berlandaskan semangat gotong royong tanpa membeda-bedakan latar belakang politik, agama, maupun status sosial. “Kapal Laksamana Malahayati akan melengkapi tim Baguna dan relawan kesehatan untuk membantu rakyat secara menyeluruh,” tambahnya.
Selain itu, Hasto menyoroti pentingnya negara hadir di garis terdepan penanganan bencana. Ia menilai alokasi anggaran bencana dalam APBN harus diprioritaskan, mengingat posisi geografis Indonesia yang berada di Ring of Fire.
“Penanganan bencana tidak cukup sebatas respons darurat. Negara harus menyiapkan tata ruang dan antisipasi terhadap dampak cuaca ekstrem, termasuk Super El Nino,” tegasnya.***





