Fajarasia.id – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi. Guncangan kuat membuat warga panik dan sejumlah fasilitas publik di Labuan Bajo mengalami kerusakan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) awalnya mencatat gempa bermagnitudo 7,0 sebelum memperbarui kekuatannya menjadi 7,7. Kepala BMKG Manggarai Barat, Maria Patrica Seran, menegaskan adanya potensi tsunami serta kemungkinan gempa susulan.
Pusat gempa berada di Kabupaten Nagekeo, sekitar 30 km timur laut, dengan kedalaman 15 km. BMKG langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami dan rekomendasi evakuasi bagi sejumlah wilayah, termasuk Manggarai Utara, Ngada Utara, Manggarai Barat Utara, Sikka Utara, Ende Utara, serta Selayar di Sulawesi Selatan.
Pantauan lapangan mencatat kerusakan terjadi di beberapa titik, salah satunya Hotel Jayakarta. Lobi hotel, tembok, serta sejumlah fasilitas mengalami kerusakan cukup parah. Selain hotel, gereja, rumah sakit, dan sekolah di Labuan Bajo juga dilaporkan rusak ringan.
Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat belum merilis data resmi terkait jumlah kerusakan maupun estimasi kerugian. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan resmi dari BPBD dan BNPB, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.****





