Fajarasia.id – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7 yang mengguncang Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) subuh, memicu peringatan tsunami. Warga di Kecamatan Pasimarannu dan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, berlarian ke bukit untuk menyelamatkan diri.
Bupati Selayar, Muhammad Natsir Ali, mengatakan masyarakat di dua kecamatan tersebut bergerak cepat karena trauma gempa M 7,4 yang terjadi pada Desember 2021. “Kesadaran masyarakat menghadapi gempa cukup tinggi, mereka langsung lari ke bukit,” ujarnya.
Hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan di Selayar. Namun, kepanikan warga tetap terjadi mengingat pengalaman buruk pada gempa sebelumnya yang merusak rumah dan infrastruktur. “Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kerusakan rumah maupun sekolah, tapi kami tetap waspada,” tambah Natsir Ali.
BMKG sebelumnya mengeluarkan peringatan dini tsunami usai gempa. Gelombang terdeteksi di beberapa wilayah NTT dan NTB, meski dengan ketinggian relatif kecil. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan gempa serta potensi susulan.****





