Fajarasia.id – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen partainya untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, dukungan tersebut merupakan keputusan politik Partai Golkar dalam mengawal berbagai program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Minggu (2/8)
Bahlil menegaskan, Partai Golkar tidak memberikan batas waktu terhadap dukungannya kepada pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia memastikan partai berlambang pohon beringin itu akan tetap berada di belakang pemerintah selama kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Kalau ada pertanyaan sampai kapan kita bersama, tanyakan kepada Bapak Presiden Prabowo sampai kapan. Golkar akan selalu setia bersama pemerintah Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.
Menurut Bahlil, posisi Golkar sebagai bagian dari koalisi pemerintahan memiliki peran strategis dalam mengawal pelaksanaan berbagai program nasional agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sikap tersebut juga menjadi bagian dari arah politik partai dalam menghadapi dinamika nasional.
Di sisi lain, Bahlil mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya fokus mendukung pemerintahan, tetapi juga memperkuat basis organisasi sebagai persiapan menghadapi pemilihan umum mendatang.
Ia menargetkan peningkatan perolehan kursi Partai Golkar di seluruh tingkatan legislatif. Untuk DPR RI, Golkar diharapkan mampu melampaui capaian 102 kursi yang diraih saat ini. Target serupa juga ditetapkan bagi DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.
“Yang pertama adalah Golkar harus menaikkan kursi. Sekarang 102, harus menaikkan kursi lebih dari 102. Di DPR provinsi sekarang 11, harus naik di atas 12. Begitupun di DPRD lainnya, harus naik,” kata Bahlil.
Untuk mencapai target tersebut, ia meminta hasil Musda segera ditindaklanjuti dengan konsolidasi organisasi secara menyeluruh. Ketua DPD yang terpilih diminta memperkuat struktur partai mulai dari tingkat kabupaten dan kota, kemudian kecamatan, hingga desa agar mesin partai semakin solid.
“Setelah musda ini, saya meminta kepada ketua terpilih harus segera melakukan konsolidasi ke kabupaten/kota. Setelah itu kecamatan, kemudian desa-desa,” ujar Bahlil.
Ia berharap penguatan organisasi di seluruh tingkatan dapat menjadi modal utama bagi Partai Golkar untuk mempertahankan perannya dalam pemerintahan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat pada pemilu mendatang.***





